LILLE – Calvin Verdonk bicara blak-blakan mengungkap kelemahan LOSC Lille saat dihajar Galatasaray 2-4 pada Liga Champions 2026-2027. Ia cukup kecewa pertahanan timnya sangat mudah dibobol.
Duel LOSC Lille vs Galatasaray itu merupakan matchday 3 Liga Champions 2026-2027. Laga digelar di Stadion Pierre-Mauroy, Lille, Prancis, Rabu 21 Oktober 2026 malam WIB.
Dalam laga itu, Verdonk diturunkan sejak awal oleh pelatih Davide Ancelotti. Bek Timnas Indonesia tersebut bahkan bermain selama 90 menit. Sayangnya, Lille harus menelan kekalahan.
Empat gol Galatasaray dicetak Yunus Akgun (2’), Aleksey Batrakov (44’), bunuh diri Nabil Bentaleb (52’), dan Victor Osimhen (61’). Sedangkan, dua gol LOSC Lille diborong Soribia Diaoune (7’, 39’).
"Menurut saya, kami punya rencana yang bagus, tetapi kami terlalu mudah kebobolan Semuanya bermula dari sepak pojok. Pertahanan kami kurang baik dan mereka langsung mencetak gol, mengubah skor menjadi 2-3," tutur Verdonk, dikutip dari Le Petit Lillois, Jumat (23/10/2026).
Bek berusia 29 tahun itu lalu meminta tim untuk membenahi banyak hal. Utamanya, Lille harus bisa tampil lebih baik dalam area pertahanan maupun menyerang.
"Menurut saya, kami harus menuntaskan berbagai hal. Kami harus melepaskan tembakan, mencetak gol, (dan) bertahan lebih baik di dalam kotak penalti,” tukas eks bek NEC Nijmegen tersebut.
"Kami harus tampil lebih baik di kedua area, baik dalam pertahanan maupun penyerangan,” tutup Verdonk.
Gara-gara hasil itu, Lille kini menghuni papan bawah klasemen Liga Champions 2026-2027. Les Dogues ada di urutan 35 dari 36 kontestan hingga matchday 3!
(Wikanto Arungbudoyo)