Bernardo menilai permainan timnya masih dapat ditingkatkan, terutama pada babak pertama saat melawan Garudayaksa FC. Persebaya memiliki sejumlah kesempatan untuk mencetak gol, tetapi tidak semuanya mampu dikonversikan menjadi keunggulan.
“Secara keseluruhan pertandingan, kami mencatatkan lebih banyak upaya mencetak gol, lebih banyak sepak pojok, dan lebih banyak dari segala aspek statistik, namun kami gagal mencetak gol untuk memenangkan pertandingan yang berlangsung dengan intensitas tinggi, saya mengapresiasi sikap para pemain kami,” tutur Tavares.
Meski kecewa dengan hasil akhir, Bernardo tetap mengingatkan pemainnya untuk menghormati kualitas Garudayaksa FC. Menurutnya, lawan memiliki pemain berkualitas yang membuat Persebaya harus bekerja keras sepanjang pertandingan.
“Babak pertama kami bisa bermain jauh lebih baik. Kami menciptakan lebih banyak peluang mencetak gol. Kami bisa mencetak gol, sayangnya kami tidak bisa. Tapi, di sisi lain kami tidak bermain sendirian. Di sisi lain juga ada pemain bagus," ujar pelatih asal Portugal tersebut.
"Jangan berpikir bahwa Garudayaksa FC tidak memiliki pemain bagus. Lihat saja dari mana pemain-pemain itu berasal, tim nasional, ya? Jadi, saya sangat frustasi karena kami tidak bisa mengumpulkan tiga poin seperti yang kami inginkan. Tapi ini sepak bola,” pungkasnya.
(Rivan Nasri Rachman)