ERUPSI Gunung Anak Krakatau turut mengganggu perjalanan pulang Persebaya Surabaya dari Lampung usai melakoni laga Super League 2026-2027. Berkat perubahan rute itu, pemain asing sekaligus kapten Francisco Rivera jadi paham perjuangan Bonek.
Seperti diketahui, Persebaya melakoni laga pertama Super League 2026-2027 dengan menyambangi markas Bhayangkara FC. Duel tersebut digelar di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Lampung, Sabtu 5 September 2026 sore WIB.
Setelah laga yang berakhir 1-1 itu, Persebaya mendapat kabar buruk. Erupsi Gunung Anak Krakatau membuat jadwal penerbangan mereka lewat Bandara Raden Inten, dibatalkan. Alhasil, rute kepulangan pun berubah.
Skuad Persebaya harus menempuh perjalanan darat dari Lampung ke Surabaya! Mereka juga harus menyeberang dari Pelabuhan Bakauheni ke Merak, Banten. Dari sana, perjalanan dilanjutkan lagi dengan menggunakan bus.
Bagi Kiko Rivera, ini adalah pengalaman baru buatnya. Justru, situasi ini menyadarkannya betapa berat perjuangan Bonek untuk mendukung Persebaya di mana pun mereka berlaga.
“Ini merupakan pengalaman baru bagi saya bepergian ke Surabaya dengan cara seperti ini. Kami jadi memahami suporter telah meluangkan waktu untuk memberikan dukungan kepada kami dengan cara seperti ini," kata Rivera, dikutip dari laman resmi Persebaya, Senin (7/9/2026).