PSM Makassar resmi kembali menunjuk Darije Kalezic sebagai pelatih kepala untuk menghadapi kompetisi musim 2026-2027. Juru taktik asal Bosnia dan Herzegovina itu bukan sosok baru bagi publik Makassar karena pernah menangani Juku Eja -julukan PSM Makassar- pada musim 2019.
Kembalinya Darije Kalezic disambut dengan harapan besar agar PSM Makassar mampu kembali bersaing di papan atas sepakbola Indonesia. Pelatih berpengalaman itu pun mengungkapkan alasan di balik keputusannya menerima tawaran kembali ke Kota Daeng.
Menurut Darije Kalezic, pengalaman pertamanya bersama PSM Makassar meninggalkan kesan yang sangat mendalam. Ia masih mengingat karakter permainan tim yang kuat serta identitas yang melekat pada skuad Juku Eja saat itu.
“Saya masih sangat ingat masa pertama kalinya menangani PSM di mana tim memiliki identitas yang sangat kuat dan jelas," kata Darije Kalezic, Okezone mengutip dari laman resmi PT Liga Indonesia Baru (I.League), Sabtu (1/8/2026).
Darije Kalezic menilai hubungan antara tim dan suporter menjadi salah satu kekuatan terbesar PSM Makassar. Baginya, kebanggaan pendukung tidak hanya ditentukan oleh hasil pertandingan, tetapi juga cara tim menampilkan permainan di atas lapangan.
"Para suporter juga merasa puas dan bangga jika mereka bisa melihat gaya bermain para pemain di lapangan, terlepas dari hasil akhirnya seperti apa," tutur pelatih berusia 56 tahun tersebut.