PROFIL Romain Molina, jurnalis asal Prancis yang berjanji akan membongkar skandal sepakbola di Indonesia menarik untuk dibahas. Ya, jurnalis investigasi independen terkemuka tersebut baru-baru ini secara terang-terangan memberikan sinyal kuat bahwa dirinya siap membongkar sebuah skandal besar di dalam persepakbolaan Indonesia.
Melalui sebuah unggahan singkat di akun X (Twitter) resminya, @Romain_Molina, pria kelahiran 3 Mei 1991 ini memantik perhatian besar publik. "Kasusnya Berikutnya: Indonesia," tulis Molina secara singkat namun berpotensi memicu gempa di industri olahraga nasional.
Sontak, pernyataan pendek tersebut langsung memicu gelombang spekulasi liar di kalangan suporter Garuda. Banyak pihak yang mulai menerka-nerka isu apa yang akan diangkat, terlebih di tengah masifnya program naturalisasi dan transformasi yang sedang berjalan di bawah komando PSSI.
Sosok Romain Molina sendiri bukanlah nama sembarangan di industri jurnalisme olahraga global. Penulis sepak bola independen ini dikenal luas karena memiliki jaringan informasi bawah tanah yang sangat kuat dalam menguliti kebusukan berbagai federasi olahraga dunia.
Karya-karya investigasi mendalam miliknya kerap nampang di media-media raksasa internasional yang bereputasi tinggi seperti The Guardian, BBC, hingga New York Times. Ia kerap mempertaruhkan reputasinya demi membongkar isu sensitif seperti korupsi, penyalahgunaan kekuasaan, hingga tindak kriminal.
Salah satu prestasi investigasi terbesarnya adalah mengungkap skandal keuangan di tubuh Federasi Sepak Bola Argentina (AFA). Molina sukses membuktikan adanya aliran dana jutaan dolar Amerika Serikat dari perusahaan cangkang fiktif yang tidak memiliki operasional nyata ke rekening AFA.
Tidak berhenti di sektor finansial, pada tahun 2021 silam Romain Molina juga mengguncang dunia setelah membongkar jaringan pelecehan seksual masif. Kasus keji yang menimpa pesepak bola pria dan wanita tersebut terjadi di berbagai federasi dunia, dengan temuan terdahsyat berada di Haiti.