PERSIJA Jakarta resmi memulai persiapan menyambut Super League 2026-2027 dengan menggelar latihan perdana di Persija Training Ground, Sawangan, Depok, Jawa Barat pada Selasa 14 Juli 2026. Sesi ini menjadi langkah awal Macan Kemayoran -julukan Persija Jakarta- dalam membangun kesiapan tim menghadapi kompetisi yang akan datang.
Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong, mengatakan latihan pertama difokuskan membantu proses adaptasi pemain sekaligus membangun fondasi permainan. Menurut Shin Tae-yong, persiapan tim akan dilakukan secara bertahap karena komposisi skuad belum sepenuhnya lengkap.
Shin Tae-yong menjelaskan masih ada sejumlah pemain yang belum bergabung karena tengah menjalankan tugas bersama Timnas Indonesia. Meski demikian, tim pelatih tetap memaksimalkan program latihan bagi pemain yang sudah hadir.
“Ini baru latihan pertama, jadi kami masih dalam proses adaptasi. Beberapa pemain juga belum bergabung karena masih menjalankan tugas bersama tim nasional. Kami akan memaksimalkan pemain yang sudah hadir,” kata Shin Tae-yong, Okezone mengutip dari laman resmi Persija Jakarta, Rabu (15/7/2026).
Pada tahap awal pramusim, fokus utama tim pelatih adalah meningkatkan kondisi fisik dasar para pemain. Program tersebut dinilai penting agar seluruh pemain memiliki fondasi yang cukup sebelum memasuki materi latihan yang lebih kompleks.
Shin Tae-yong menegaskan latihan taktikal belum menjadi prioritas pada fase awal persiapan. Aspek tersebut akan diberikan secara bertahap setelah kondisi fisik pemain meningkat dan seluruh anggota skuad sudah berkumpul.
“Untuk saat ini, kami fokus membangun kondisi fisik dasar para pemain. Setelah kondisi fisik semakin baik dan skuad sudah lengkap, kami akan lebih banyak masuk ke aspek taktikal,” ujar Shin Tae-yong.
Latihan perdana berlangsung dengan intensitas yang disesuaikan dengan kondisi masing-masing pemain. Tim pelatih sengaja mengatur beban latihan agar para pemain dapat beradaptasi secara bertahap setelah menjalani masa jeda kompetisi.
Nantinya, intensitas latihan akan terus ditingkatkan seiring perkembangan kondisi fisik skuad. Program yang disusun diharapkan mampu membawa Persija Jakarta mencapai kesiapan maksimal sebelum Super League 2026-2027 resmi bergulir.
(Ramdani Bur)