TURIN – CEO Juventus, Damien Comolli, mengakui klubnya harus melakukan cuci gudang usai gagal lolos ke Liga Champions 2026-2027. Opsi pahit itu harus diambil demi menyeimbangkan neraca keuangan!
Juventus finis posisi enam klasemen akhir Liga Italia 2025-2026. Mereka gagal memanfaatkan situasi gara-gara ditahan rival sekotanya Torino 2-2 pada giornata 38 pekan lalu.
Alhasil, Juventus hanya mengoleksi 69 poin dari 38 pertandingan. Pasukan Luciano Spalletti harus gigit jari dan rela tampil di Liga Europa 2026-2027 bersama AC Milan yang finis di urutan lima.
Hal itu dilakukan guna menyeimbangkan neraca keuangan. Padahal, Juventus tidak pernah memiliki rencana untuk melepas lebih banyak pemain.
“Tanpa Liga Champions, kami mungkin harus menjual (pemain) lebih banyak dari yang kami rencanakan, untuk mendapat dana tambahan dan memangkas pengeluaran,” papar Comolli, dikutip dari cuitan Fabrizio Romano di akun X @FabrizioRomano, Jumat (29/5/2026).