JAKARTA - Duel pekan pamungkas Super League 2025-2026 yang mempertemukan Persija Jakarta dengan Semen Padang terpaksa dihentikan oleh wasit saat memasuki menit ke-70. Keputusan ini diambil setelah kelompok suporter tuan rumah, The Jakmania, menyalakan flare (suar) dan petasan secara masif di dalam Jakarta International Stadium (JIS), Sabtu (23/5/2026) sore WIB.
Sebelum laga dihentikan, skuad Macan Kemayoran sebenarnya tengah memimpin telak dengan skor 3-0 atas Semen Padang. Tiga gol keunggulan Persija tersebut masing-masing dilesakkan melalui brace Gustavo Almeida pada menit ke-29 dan ke-58, serta sumbangan gol dari Maxwell di menit ke-68.
Aksi nekat yang dilakukan oleh The Jakmania ini disinyalir sebagai bentuk kekecewaan yang mendalam. Mereka juga membentangkan sejumlah spanduk bernada kecaman yang ditujukan kepada pihak manajemen lantaran Persija Jakarta dipastikan gagal total dalam perburuan gelar juara Super League 2025-2026 musim ini.
"Bisnis naik, prestasi turun," tulis spanduk The Jakmania.