JEPARA – Borneo FC harus menerima kenyataan pahit setelah gagal mengamankan poin penuh dalam lawatan mereka ke markas Persijap Jepara pada laga pekan ke-33 Super League 2025-2026, pada Minggu 17 Mei 2026. Hasil imbang tanpa gol yang diraih di Stadion Gelora Bumi Kartini (GBK) kemarin membuat asa Pesut Etam untuk merengkuh trofi juara musim ini menjadi kian menipis dan kini sepenuhnya bergantung pada laga pamungkas.
Saat ini Borneo FC berada di posisi kedua dengan mengumpulkan 76 poin. Sementara itu, Persib berada di puncak klasemen dengan poin 78.
Pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes, mengakui timnya tampil di bawah standar pada babak pertama. Selain itu, Persijap mampu memainkan laga dengan sangat baik.
“Namun kami berhasil melakukan penyesuaian yang diperlukan dan permainan kami membaik. Kami memiliki beberapa peluang, begitu juga mereka,” kata Fabio Lefundes dilansir dari laman i.League, Senin (18/5/2026).
Pelatih berusia 53 tahun itu mengatakan Borneo FC mencoba tampil lebih agresif di babak kedua. Namun, pertahanan Persijap bermain cukup solid sehingga Borneo FC tidak mampu mencetak gol.
“Pertandingan berjalan sangat seimbang dan di menit-menit akhir kami bahkan mencoba situasi yang sedikit lebih agresif dan berani untuk mencari kemenangan," sambung Fabio Lefundes.
"Sayangnya kami tidak berhasil mencetak gol. Sekarang situasinya memang menjadi sedikit lebih sulit, tetapi belum mustahil, karena semuanya belum berakhir,” imbuhnya.
Selanjutnya, Borneo FC akan melawan Malut United dalam laga pamungkas Super League 2025-2026. Laga itu akan berlangsung di Stadion Segiri, Samarinda, Sabtu 23 Mei 2026.
(Rivan Nasri Rachman)