JAKARTA – Teka-teki mengenai lokasi pertandingan big match antara Persija Jakarta kontra Persib Bandung dalam lanjutan Super League 2025-2026 masih menggantung. Meski jadwal pertandingan kian dekat, yakni pada 10 Mei 2026, pihak kepolisian belum memberikan lampu hijau terkait izin keramaian untuk menggelar laga sarat gengsi tersebut di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).
Sebelumnya, laga itu sudah diberikan restu dari PSSI. Sementara itu, PPKGBK (Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno) terbuka menggelar laga itu, tapi menunggu rekomendasi dari pihak kepolisian dan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto masih membutuhkan waktu untuk memberikan informasi detail terkait laga tersebut. Jadi, dia belum bisa memberikan informasi detail untuk saat ini.
"Mohon waktunya," kata Budi kepada Okezone, Selasa (5/5/2026).
Sebelumnya, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri menemui Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung di Balai Kota, pada Selasa (5/5/2026). Keduanya bertemu secara tertutup di kantor Gubernur tersebut.
Dari pantauan di lokasi, Asep tiba di Balai Kota sekira pukul 13.04 WIB. Ia pun langsung masuk ke dalam Balai Kota untuk melangsungkan pertemuan tertutup dengan Pramono.
Setelah pertemuan itu, nampak Pramono mengantarkan Asep keluar dari kantor Gubernur tersebut sekira pukul 13.32 WIB. Sebelum menuju ke mobil untuk meninggalkan lokasi, Asep menyempatkan untuk bersalaman dengan Pramono.
Asep pun meninggalkan lokasi tanpa memberikan keterangan kepada awak media. Begitu juga Pramono yang enggan menanggapi, ketika ditanya pengamanan laga Persija Vs Persib yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu 10 Mei 2026.
Meski keduanya telah bertemu, hingga kini belum ada kepastian terkait penggunaan SUGBK. Pasalnya, baik Kapolda Metro Jaya maupun Gubernur DKI tidak secara tegas mengungkapkan maksud dari pertemuan tersebut.
(Rivan Nasri Rachman)