Ia mengingatkan pada pertemuan pertama musim ini, Persib Bandung mampu mengatasi Bhayangkara FC dengan skor meyakinkan 2-0. Hasil tersebut menjadi bukti Maung Bandung memiliki modal kuat untuk kembali meraih kemenangan.
“Di putaran pertama saja Persib bisa menang 2-0. Itu harus jadi motivasi. Sekarang mungkin lebih berat, tapi bukan berarti tidak bisa menang lagi,” ujarnya.
Menurut Indriyani, kekuatan utama Persib Bandung saat ini bukan hanya pada kualitas individu pemain, tetapi juga chemistry tim yang semakin matang memasuki akhir musim. Ia melihat para pemain semakin padu dalam menjalankan strategi Bojan Hodak.
“Sekarang chemistry pemain Persib lebih terbangun. Mereka mainnya lebih padu, lebih kompak, dan itu penting banget di laga-laga penentuan seperti sekarang,” katanya.
Ia pun meminta para pemain Persib Bandung untuk tidak gentar menghadapi tekanan tuan rumah. Menurutnya, mental juara harus menjadi modal utama jika ingin kembali mengangkat trofi di akhir musim.
“Walaupun main di kandang lawan, mental pemain Persib saya yakin tidak akan gentar. Mereka pasti berjuang habis-habisan demi poin penuh,” tegas Indriyani.
Untuk hasil akhir, Indriyani memprediksi Persib Bandung akan menang tipis 2-1 atas Bhayangkara FC. Baginya, yang terpenting bukan margin gol besar, melainkan tiga poin yang sangat berarti dalam perburuan gelar.
“Prediksi saya Persib menang 2-1. Tidak perlu menang besar, yang penting tiga poin dan kembali ke puncak,” kata Indriyani.
Indriyani optimistis Persib Bandung mampu menyapu bersih lima pertandingan tersisa musim ini. Jika itu terwujud, ia percaya Persib Bandung bukan hanya juara, tetapi juga mencetak sejarah dengan meraih hattrick gelar liga.
“Saya optimis Persib bisa sapu bersih sisa lima laga. Kalau itu terjadi, Persib bukan cuma juara lagi, tapi bikin rekor hattrick juara liga. Itu yang kita semua harapkan,” tutup Indriyani.
(Ramdani Bur)