Barcelona Menang 1-0 atas Athletic Bilbao, Hansi Flick Soroti Penampilan Luar Biasa Pedri

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis
Minggu 08 Maret 2026 09:54 WIB
Pemain Barcelona, Pedri. (Foto: Instagram/fcbarcelona)
Share :

BILBAO Barcelona berhasil mengamankan tiga poin krusial dalam perburuan gelar juara Liga Spanyol 2025-2026 setelah menundukkan Athletic Bilbao dengan skor tipis 1-0, pada Minggu (8/3/2026) dini hari WIB. Bermain di bawah tekanan tinggi setelah rival abadi mereka, Real Madrid, memetik kemenangan sehari sebelumnya, skuad asuhan Hansi Flick menunjukkan mentalitas baja untuk menjawab tantangan di stadion yang terkenal angker, San Mames.

Saksikan Liga Spanyol 2025-2026 langsung secara streaming di beIN Sports via Vision+ dengan klik di sini

Pelatih asal Jerman tersebut memberikan apresiasi tinggi atas kegigihan anak asuhnya. Terutama penampilan luar biasa Pedri di laga pekan ke-27 Liga Spanyol 2025-2026 tersebut.

 "Tidak mudah bermain di sini. Saya rasa kami harus mengelola menit bermain setelah pertandingan hari Selasa. Saya sangat menghargai kemenangan ini, apalagi kami pulang tanpa kebobolan," ujar Flick dalam konferensi pers usai laga, dikutip dari Marca, Minggu (8/3/2026).

1. Efek Instan Pedri

Salah satu titik balik dalam pertandingan ini adalah keputusan Flick memasukkan Pedri di awal babak kedua untuk menggantikan Marc Bernal yang mengalami kendala fisik. Masuknya sang maestro muda terbukti mengubah alur permainan Barcelona menjadi lebih mengalir dan terorganisir.

Flick tidak segan memberikan pujian setinggi langit untuk dampak yang diberikan pemain bernomor punggung 8 tersebut.

Thiago Alcantara bersama Hansi Flick di sesi latihan (Foto: FC Barcelona)

"Pedri membuat semua orang menjadi lebih baik. Dia mengubah permainan. Dia menghubungkan permainan dengan sangat baik. Olmo juga bermain lebih baik di babak kedua. Namun yang terpenting adalah mereka semua telah berjuang sebagai satu kesatuan," tegas Flick.

Kemenangan ini juga mempertegas filosofi bertahan kolektif yang sedang dibangun Flick. Baginya, menjaga gawang tetap bersih alias clean sheet adalah fondasi kepercayaan diri tim.

 

"Hasil tanpa kebobolan memberikan kepercayaan diri dan membantu filosofi kami. Tim ini memiliki atmosfer spesial yang sangat saya hargai," tambahnya.

2. Soal Permainan Ferran Torres dan Lamine Yamal

Meski secara keseluruhan tim bermain solid, sorotan juga tertuju pada Lamine Yamal. Walaupun Flick mengakui sang wonderkid tidak berada dalam performa terbaiknya sepanjang laga, efektivitas Yamal tetap menjadi pembeda lewat gol tunggalnya yang menentukan hasil akhir.

Flick menilai kemampuan Yamal untuk menyelesaikan laga di situasi sulit adalah aset berharga yang terus diasah di sesi latihan. Di sisi lain, situasi kontras dialami oleh Ferran Torres.

Athletic Bilbao vs Barcelona. (Foto: Instagram/fcbarcelona)

Penyerang bernomor punggung 7 tersebut kembali gagal mencatatkan namanya di papan skor, sebuah catatan yang mulai mengkhawatirkan bagi seorang ujung tombak. Flick secara terbuka mengakui bahwa Ferran sedang mengalami krisis kepercayaan diri dan membutuhkan dukungan penuh dari staf pelatih.

"Seorang nomor 9 dinilai dari golnya. Dia tidak memiliki kepercayaan diri saat ini, tapi kami sedang mengupayakannya. Penting bagi Anda untuk mencoba segalanya. Dia memiliki dinamika yang baik, dia cepat... Dia hanya mengalami banyak ketidakberuntungan, jadi kami harus membantunya," pungkas mantan pelatih Bayern Munich tersebut.

(Rivan Nasri Rachman)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Bola lainnya