"Didiagnosa Rahmat kena hipoglikemia dan hipokalemia," ungkap Ary Setiawan dalam rilis resminya.
Hipoglikemia merupakan kondisi kadar gula darah rendah, sementara hipokalemia adalah kondisi kekurangan kalium dalam darah yang keduanya dapat memicu hilangnya kesadaran secara mendadak saat melakukan aktivitas fisik berat.
Pihak medis memastikan bahwa kondisi jantung dan saturasi oksigen Rahmat telah menunjukkan perbaikan setelah mendapatkan penanganan intensif. Meski sudah melewati masa kritis atau black out, Rahmat akan tetap berada di bawah pengawasan ketat selama 24 jam ke depan guna mengantisipasi kemungkinan komplikasi lainnya.
(Rivan Nasri Rachman)