BURIRAM – Bek andalan Timnas Indonesia, Sandy Walsh, mencatatkan tinta emas bersama klubnya, Buriram United, di kancah antarklub tertinggi Asia. Pemain naturalisasi tersebut tampil solid untuk membantu timnya meraih kemenangan krusial 2-0 atas wakil China, Shanghai Shenhua, dalam laga pamungkas fase liga AFC Champions League (ACL) Elite 2025-2026 yang digelar di Chang Arena, Selasa (17/2/2026) malam WIB.
Berkat tambahan tiga poin ini, raksasa Thailand tersebut kokoh di posisi keempat klasemen dengan koleksi 14 poin. Perolehan poin tersebut sudah lebih dari cukup untuk memastikan langkah Buriram United melaju ke babak 16 besar, sekaligus menjaga asa mereka di kompetisi elite benua kuning.
Sandy Walsh bekerja ekstra keras dalam mengawal benteng pertahanan Buriram United dari gempuran pemain Shanghai Shenhua. Dalam skema lini belakang, ia menjalin koordinasi yang rapi bersama rekan setimnya, Curtis Good, Go Myeong-seok, dan Eduardo Mancha.
Ketangguhan kuartet ini terbukti ampuh membuat tim lawan frustrasi sepanjang pertandingan.
Dalam laga tersebut, Sandy Walsh dipercaya tampil selama 62 menit sebelum posisinya digantikan oleh Ruben Sanchez untuk penyegaran strategi. Meski tidak bermain penuh, kontribusinya sangat terasa dalam menjaga stabilitas sisi kiri pertahanan tim sebelum ditarik keluar oleh pelatih.
Menyitir data dari Aiscore, pemain berusia 30 tahun yang berperan sebagai bek kiri ini mencatatkan statistik defensif yang sangat disiplin dengan sekali sapuan (clearance) dan satu intersep penting. Sandy juga menunjukkan keunggulan fisiknya dengan memenangkan empat kali duel perebutan bola dari enam kali percobaan melawan pemain lawan.
Selain aspek bertahan, Sandy Walsh juga sangat memanjakan rekan setimnya melalui distribusi bola yang akurat. Ia mencatatkan akurasi operan mencapai angka 90 persen, salah satu yang tertinggi di tim. Atas performa apiknya, Sandy mendapatkan rating penilaian 7,6, sementara nilai tertinggi di kubu Buriram United diraih oleh Curtis Good dengan skor 8,3.
(Rivan Nasri Rachman)