Memasuki babak kedua, Persija Jakarta kembali menekan sejak awal pertandingan. Macan Kemayoran berupaya untuk menggandakan keunggulan lewat serangan-serangan cepat.
Allano menjadi motor serangan utama tim besutan Mauricio Souza. Walau demikian, Persija Jakarta masih belum bisa mencetak gol kedua hingga menit ke-70.
Pada menit-menit akhir, Bali United giliran memegang momentum permainan. Tekanan beruntun membuat Rizky Ridho dan kolega kewalahan.
Tiba-tiba, sebuah suar menyala dari tribun penonton Stadion Kapten I Wayan Dipta. Pertandingan sempat terhenti beberapa menit. Setelah itu, Persija Jakarta langsung main ofensif.
Mauro Zijlstra dan Allano sempat mendapat peluang, tetapi belum berbuah gol. Bali United pun memanfaatkan sisa waktu yang ada untuk mencari gol penyama kedudukan. Jual beli serangan terjadi di menit kritis.
Hingga wasit meniup peluit panjang, tidak ada gol tambahan tercipta. Persija Jakarta sukses mengunci kemenangan atas Bali United dengan skor tipis 1-0.
Bali United (4-3-3): Mike Hauptmeijer (GK), Yusuf Meilana, Joao Silva, Kadek Arel, Ricky Fajrin, Teppei Yachida, Tim Receveur, Kadek Agung, Thijmen Goppel, Jens Raven, Rahmat Arjuna.
Pelatih: Johnny Jansen.
Persija Jakarta (4-1-3-2): Andritany Ardhiyasa (GK), Jordi Amat, Thales, Rizky Ridho, Dony Tri Pamungkas, Fabio Silva, Bruno Tubarao, Allano, Maxwell, Gustavo Almeida, Alaeddin Ajaraie.
Pelatih: Mauricio Souza.
(Rivan Nasri Rachman)