Ya, karena kesal pada manajemen PSLS yang tidak membayar gajinya, Sergei memilih pergi ke Solo. Hal ini Sergei lakukan karena dirinya memiliki beberapa teman di Solo. Selain itu, Sergei juga memiliki kenangan sendiri dengan kota itu.
Kendati demikian, Sergei saat itu masih mengharapkan gaji dari timnya, PSLS karena dirinya ingin kembali ke Rusia untuk berkumpul dengan istri dan anaknya. Sergei juga tidak ingin jika nasibnya seperti mendiang pemain asing asal Paraguay Diego Mendieta yang meninggal akibat kekurangan biaya untuk berobat karena gaji yang belum dibayarkan Persis Solo.
Total gaji Sergei yang belum dibayarkan PSLS bahkan mencapai 124 juta. Beruntung, berkat bantuan mendiang Julia Perez, Sergei Litvinov dapat kembali ke negaranya. Nahas, saat kembali ke Rusia, Sergei justru digugat cerai oleh sang istri.
Alhasil, Sergei kembali ke Indonesia untuk mengadu nasib. Bukan sebagai pemain sepakbola, melainkan melalui dunia hiburan. Kerja kerasnya pun terbayarkan dengan dijadikannya Sergei pemeran dalam serial televisi berjudul Kun Anta.
Seiring berjalannya waktu, Sergei memutuskan menjadi mualaf pada 2017. Setelah menjadi sosok mualaf, Sergei merasa jika dirinya telah menjalani hidup yang lebih baik dengan nuansa islami.
(Reinaldy Darius)