“Kami tidak boleh memiliki pemikiran seperti itu, hanya mimpi belaka. Seperti yang saya katakan, hal paling penting adalah fokus ke pertandingan selanjutnya,” kata Maurizio Sarri dikutip Football Italia.
Bukan tanpa alasan Sarri menilai demikian. Karena dia merasa Lazio kerap kehilangan momentum, setelah berhasil meraih hasil besar, seperti yang didapat usai mengalahkan AC Milan.
“Kami tidak boleh melihat keadaan jangka panjang. Kami harus menghadapi setiap pertandingan secara bertahap dan menjaga adrenalin seperti laga ini. Sayang, hal itu sering menjadi kelemahan kami,” tutupnya.
(Dimas Khaidar)