“Ini adalah grup yang luar biasa dan saya berhutang kepada mereka untuk menunjukkan rasa terima kasih kepada publik,” sambung eks pelatih Inter Milan dan AS Roma itu.
Spalletti amat puas terutama mengenai bagaimana anak asuhnya menjaga keunggulan hingga laga usai. Sebab tim tamu tetap tampil ngotot meski dalam kondisi tertinggal tiga gol.
“Setiap kemenangan adalah perjuangan dan 15 menit terakhir dari pertandingan ini membantu untuk menggarisbawahi seberapa banyak yang telah dicapai para pemain ini sejauh ini tidak bisa dianggap remeh,” tuturnya.
Namun bukan berarti Spalletti tidak mengantongi catatan. Kedepan, Spalletti ingin timnya lebih fokus menjaga tempo permainan agar tidak kebobolan dan menang dengan cara yang lebih nyaman.
“Kami pikir permainan sudah berakhir dan mengambil langkah kami, tetapi permainan tidak pernah berakhir,” ujarnya.
“Karena ketika Anda dapat memasukkan pemain dari bangku cadangan seperti Nestorovski, mereka dapat menemukan jalan keluar jika Anda tidak menjaga tempo,” tutupnya.
(Rivan Nasri Rachman)