ROMA – Inter Milan kembali memperlihatkan mentalitas tangguh setelah berhasil bangkit dari ketertinggalan dua gol saat bertandang ke markas AS Roma. Laga matchday kelima Liga Italia 2026-2027 di Stadio Olimpico, pada Sabtu 19 September 2026 malam WIB tersebut akhirnya harus ditutup dengan skor sama kuat 2-2.
Nerazzurri –julukan Inter– sempat berada di bawah tekanan besar sepanjang babak pertama setelah Manu Kone memborong dua gol bagi tim tuan rumah. Situasi tertinggal 0-2 ini menandai tren negatif di mana Inter selalu kebobolan dua gol lebih dulu dalam empat pertandingan terakhir mereka.
Meski demikian, sang juara bertahan Serie A menunjukkan reaksi luar biasa selepas turun minum melalui dua gol balasan dari sang kapten, Lautaro Martinez. Hasil imbang ini membuat Inter tetap bertahan di papan atas klasemen sementara musim ini, tepatnya di posisi kedua dengan 13 poin.
Usai laga, pelatih Inter, Cristian Chivu mengakui dirinya memberikan instruksi serta evaluasi yang sangat keras kepada para pemainnya saat jeda pertandingan. Ia merasa penampilan babak pertama anak asuhnya jauh dari standar yang diharapkan.
"Saya akan mulai dari babak kedua, karena saya mengatakan kepada para pemain apa yang saya pikirkan tentang itu saat istirahat babak pertama dan itu tetap menjadi urusan di antara kami," ujar Chivu kepada DAZN Italia, dikutip Minggu (20/9/2026).
"Saya akan fokus pada babak kedua, yang mana dari segi sikap, kegigihan, dan karakter, performa tim sungguh luar biasa. Kami menghadapi lawan yang hebat. Kami tahu arti penting Roma, dan itu adalah pertandingan yang menghibur,” tambahnya.
Pelatih asal Rumania tersebut menegaskan teguran tersebut merupakan bentuk kejujuran demi kebaikan tim. Ia yakin para pemainnya memahami betul pesan yang disampaikannya demi mengubah jalannya laga di paruh kedua.