SEBANYAK 3 jenis formasi sepak bola yang sering digunakan akan dibahas di sini. Salah satu di antaranya adalah yang sering digunakan oleh Timnas Indonesia asuhan Shin Tae-yong.
Formasi adalah bentuk awal permainan sepak bola dan yang berkembang selama permainan berlangsung adalah taktik. Setiap formasi sepak bola memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Pelatih biasanya memberi arahan formasi itu menyesuaikan siapa lawan yang akan dihadapi. Maka, semua pemain harus paham betul dengan formasi yang telah diberikan oleh sang pelatih agar skema berjalan dengan lancar.
Formasi memiliki dua pola, yaitu pola penyerangan dan pola pertahanan. Dari kedua pola tersebut masing-masing disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan. Jika sebuah tim sedang dalam kondisi kalah atau tertekan maka formasi menyerang yang biasa digunakan agar bisa mendapatkan sebuah gol. Jika sebuah tim dalam kondisi menang atau unggul maka formasi bertahan yang sangat cocok untuk mempertahankan keunggulan dan mempersulit lawan untuk mencetak gol ke gawang.
Apa saja formasi sepak bola yang sering digunakan? Silakan simak pembahasan di bawah ini.
Berikut 3 Jenis Formasi Sepak Bola yang Sering Digunakan
3. Formasi (4-4-2)
Formasi ini cocok untuk skema melawan tim yang kualitasnya setara, karena cukup seimbang antara pemain bertahan dan menyerang. Susunan pemain dalam pola formasi ini yaitu empat pemain di area pertahanan, lalu empat pemain tengah yang hanya fokus dalam mengalirkan dan mengumpan bola.
Selanjutnya, ada dua pemain depan yang ditugaskan untuk mencetak gol. Kelemahan dalam formasi ini adalah para gelandang harus benar-benar kuat memenangkan bola agar aliran bola ke depan berjalan lancar.
2. Formasi (3-4-3)
Formasi ini sangat cocok untuk skema menyerang karena memiliki tiga pemain depan yang siap menerima bola dari empat gelandang maka dapat menyerang dari segala sisi. Susunan pemain dalam pola formasi ini yaitu tiga pemain bertahan yang sejajar, lalu empat pemain tengah yang berguna untuk mengalirkan bola dan memiliki pemain depan yang cukup banyak yaitu tiga pemain.
Meskipun demikian, formasi ini tentu memiliki kelemahan karena hanya memiliki tiga bek tengah yang hanya berdiri di tengah lapangan. Oleh karena itu, kedua sisi sayap lini pertahanan rentan dieksploitasi oleh lawan.