2. Karantina Elkan Baggott
Saat masih di fase grup Piala AFF 2020, Timnas Indonesia pernah dirugikan dengan sikap Pemerintah Singapura yang meminta Elkan Baggott untuk dikarantina. Ia tepatnya dipaksa menjalani isolasi mandiri selama lima hari oleh Kementerian Kesehatan Singapura.
Pihak Kementerian Kesehatan Singapura sendiri meminta Elkan Baggott untuk menjalani karantina karena kedapatan berada satu pesawat dengan orang yang terinfeksi Covid-19. Hal itu terjadi dalam perjalanannya dari London, Inggris, menuju Singapura.
Saat kebijakan itu dilakukan, Elkan Baggott pun harus absen di laga kontra Vietnam yang terbilang sangat penting di Grup B. Menariknya, Elkan Baggott sebelumnya justru sudah bermain membela Timnas Indonesia saat menang 5-1 atas Laos di fase grup Piala AFF 2020.
1. 4 Pemain Tiba-Tiba Dilarang Tampil Jelang Leg II Final Piala AFF 2020
Jelang melawan Thailand di leg kedua final Piala AFF 2020, Timnas Indonesia harus bermain tanpa bantuan Elkan Baggott, Victor Igbonefo, Rizky Dwi, dan Rizky Ridho. Alasannya karena Pemerintah Singapura melarang keempat pemain tersebut bermain setelah melakukan pelanggaran bubble.
Menariknya, PSSI melalui Sekjend-nya, yakni Yunus Nusi mengaku sudah membayar denda atas pelanggaran tersebut. Ketika mengira masalah selesai, ternyata Singapura justru tetap melarang keempata pemain tersebut saat kickoff melawan Thailand tinggal hitungan jam.
“Kita tidak habis pikir dengan pemerintah Singapura terkait kejadian ini. Kami sudah mendapatkan denda dari AFF karena empat pemain tersebut melanggar aturan bubble pada 23 Desember lalu,” kata Yunus.
“Kami sudah membayar denda itu. Kok sekarang secara mendadak mereka menghukum pemain dengan tidak boleh bermain nanti malam,” ujarnya.
Tentunya kehilangan keempat pemain itu di waktu yang sangat mendadak akan sangat merugikan Timnas Indonesia. Strategi Shin Tae-yong bisa rusak karena keputusan pemerintah Singapura tersebut.
(Rivan Nasri Rachman)