3 Kali Timnas Indonesia Dirugikan di Piala AFF 2020 yang Dilangsungkan di Singapura

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis
Sabtu 01 Januari 2022 19:36 WIB
Timnas Indonesia. (Foto: PSSI)
Share :

KALLANG – Tim Nasional (Timnas) Indonesia kembali mendapatkan perlakuan tidak menyenangkan dari Pemerintah Singapura di Piala AFF 2020. Terbaru ada empat penggawa skuad Garuda yang tiba-tiba saja dilarang tampil oleh Pemerintah Singapura ketika Timnas Indonesia akan segera menghadapi Thailand di leg kedua final Piala AFF 2020.

Hal tersebut semakin menambah perlakuan yang tak adil hingga merugikan Timnas Indonesia dari Singapura di Piala AFF 2020. Lantas apa saja kerugian yang sudah dilakukan Pemerintah Singapura terhadap pasukan Shin Tae-yong?

Berikut 3 Momen Timnas Indonesia Dirugikan di Piala AFF 2020 yang Dilangsungkan di Singapura:

3. Makanan Tak Bergizi


Sebelumnya pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong pernah protes keras dengan makanan yang disiapkan panitia Piala AFF 2020, dalam hal ini Pemerintah Singapura, yang memberikan nasi kotak saja jelang leg I final Piala AFF 2020.

Tae-yong marah karena isi nasi kotak yang diberikan itu tidaklah bergizi. Makanan bernutrisi yang seharusnya dikonsumsi Egy Maulana Vikri dan kawan-kawan tak terpenuhi di dalam nasi kotak tersebut.

“Harusnya kami mengonsumsi makanan yang bergizi, tetapi kami justru makan nasi kotak, itu berpengaruh kepada nutrisi pemain, itu sangat berat,” kata Shin Tae-yong di konferensi pers sebelum leg pertama Final Piala AFF 2020.

Seperti yang diketahui, Pada Piala AFF 2020, para pemain dan ofisial tim tidak diperkenankan makan secara prasmanan. Semua makanan disajikan dalam kemasan kotak dan dijatah tiap satu orang.

Hal ini dinilai efektif untuk menekan penyebaran Covid-19 varian Omicron yang kini tengah menjadi sorotan. Akan tetapi, jatah nasi kotak yang terlalu sedikit berbuntut pada gelombang protes yang dilancarkan sejumlah tim peserta termasuk Indonesia.

2. Karantina Elkan Baggott

Saat masih di fase grup Piala AFF 2020, Timnas Indonesia pernah dirugikan dengan sikap Pemerintah Singapura yang meminta Elkan Baggott untuk dikarantina. Ia tepatnya dipaksa menjalani isolasi mandiri selama lima hari oleh Kementerian Kesehatan Singapura.

Pihak Kementerian Kesehatan Singapura sendiri meminta Elkan Baggott untuk menjalani karantina karena kedapatan berada satu pesawat dengan orang yang terinfeksi Covid-19. Hal itu terjadi dalam perjalanannya dari London, Inggris, menuju Singapura.

Saat kebijakan itu dilakukan, Elkan Baggott pun harus absen di laga kontra Vietnam yang terbilang sangat penting di Grup B. Menariknya, Elkan Baggott sebelumnya justru sudah bermain membela Timnas Indonesia saat menang 5-1 atas Laos di fase grup Piala AFF 2020.

1. 4 Pemain Tiba-Tiba Dilarang Tampil Jelang Leg II Final Piala AFF 2020

Jelang melawan Thailand di leg kedua final Piala AFF 2020, Timnas Indonesia harus bermain tanpa bantuan Elkan Baggott, Victor Igbonefo, Rizky Dwi, dan Rizky Ridho. Alasannya karena Pemerintah Singapura melarang keempat pemain tersebut bermain setelah melakukan pelanggaran bubble.

Menariknya, PSSI melalui Sekjend-nya, yakni Yunus Nusi mengaku sudah membayar denda atas pelanggaran tersebut. Ketika mengira masalah selesai, ternyata Singapura justru tetap melarang keempata pemain tersebut saat kickoff melawan Thailand tinggal hitungan jam.

“Kita tidak habis pikir dengan pemerintah Singapura terkait kejadian ini. Kami sudah mendapatkan denda dari AFF karena empat pemain tersebut melanggar aturan bubble pada 23 Desember lalu,” kata Yunus.

“Kami sudah membayar denda itu. Kok sekarang secara mendadak mereka menghukum pemain dengan tidak boleh bermain nanti malam,” ujarnya.

Tentunya kehilangan keempat pemain itu di waktu yang sangat mendadak akan sangat merugikan Timnas Indonesia. Strategi Shin Tae-yong bisa rusak karena keputusan pemerintah Singapura tersebut.

(Rivan Nasri Rachman)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Bola lainnya