Laga Timnas Indonesia vs Laos di Piala AFF 2020 Disebut Ada Match Fixing, Ini Fakta Sebenarnya

Tim Okezone, Jurnalis · Sabtu 15 Januari 2022 17:08 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 15 51 2532721 laga-timnas-indonesia-vs-laos-di-piala-aff-2020-disebut-ada-match-fixing-ini-fakta-sebenarnya-eRF14Vkxeo.jpg Laga Timnas Indonesia vs Laos di Piala AFF 2020 sempat ditengarai ada match fixing. (Foto: PSSI)

LAGA Timnas Indonesia vs Laos di Piala AFF 2020 disebut ada match fixing atau pengaturan skor. Namun, Federasi Sepakbola Laos (LFF) memastikan tidak ada pengaturan skor di laga tersebut, termasuk seluruh pertandingan yang dijalani Laos di Piala AFF 2020.

Tercatat ada dua laga yang dilakoni Laos di Piala AFF 2020 terindikasi match fixing. Sebut saja laga Timnas Malaysia vs Laos dan Timnas Indonesia vs Laos. Kabar pengaturan skor ini pertama kali diutarakan oleh akun Twitter bernama Oriental Gambler.

Timnas Indonesia vs Laos

(Suasana laga Timnas Indonesia vs Laos)

Akun ini mencuri perhatian usai menuliskan komentar dalam unggahan di akun Twitter resmi Piala AFF 2020 yang menampilkan hasil laga Malaysia vs Laos. Akun bernama Oriental Gambler itu mengaku tak kaget Malaysia menang 4-1 atas Laos karena hasil laga sudah diatur.

“Sangat jelas bahwa hasil pertandingan telah diatur dengan Laos menjual pertandingan ke Malaysia. Anda (penyelenggara) harus memulai penyelidikan, ini terjadi di Singapura,” kata seorang pengguna akun Twitter yang menggunakan nama Oriental Gambler.

Kemudian, akun Twitter @RabonaMike yang pertama kali melihat adanya kejanggalan di jalannya pertandingan Timnas Indonesia vs Laos. Ia melihat ada dua pemain Laos yang layak dicurigai, yakni Aphixay Thanakhanty dan Kaharn Phetsivilay. Dalam laga tersebut, Timnas Indonesia menang 5-1 atas Laos.

BACA JUGA: Usai Piala AFF 2020, 45 Pemain Laos Dilarang Bermain Seumur Hidup oleh FIFA karena Terlibat Match Fixing

Keyakinan semakin kuat karena medio minggu lalu, tercatat ada 45 pemain Laos yang dilarang FIFA bermain sepakbola seumur hidup karena terlibat pengaturan skor. Hanya saja, LFF memastikan 45 pemain itu dihukum karena pelanggaran yang dibuat pada 2015, 2016 dan 2017. Sementara itu, pemain Laos yang turun di Piala AFF 2020 tak ada yang terlibat.

“LFF ingin mengklarifikasi soal match fixing yang disebutkan dalam konferensi pers pada 7 Januari 2022, terkait pelanggaran individu yang berdampak pada performa Timnas Laos,” buka rilis LFF mengutip dari media Vietnam, Bongda24h.

Timnas Indonesia vs Laos

“Semua pelanggaran terjadi pada 2015, 2016 dan 2017. Khususnya pada 2017, yang mana ada 20 pemain yang terlibat. Kemudian, FIFA turun tangan dan melarang semua pemain bermain di seluruh dunia,” lanjut pernyataan tersebut.

“LFF memastikan semua pemain dan ofisial yang turun di Piala AFF 2020 atau turnamen lainnya tidak terlibat dalam pelanggaran di atas. LFF memperkuat kerja sama dengan FIFA dan FIFA dan AFC meningkatkan integritas dan mencegah segala bentuk manpulasi pertandingan dalam sepakbola,” tegas LFF.

Tentu harapannya match fixing atau hal negatif lainnya di sepakbola segera diatasi. Sebab, pencinta sepakbola mengharapkan adanya unsur persaingan yang sehat di sepakbola.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini