KIPER Tim Nasional (Timnas) Indonesia, Ernando Ari Sutaryadi, turut mengomentari kasus dokter gadungan eks PSS Sleman, Elwizan Aminudin. Karier Ernando Ari ternyata hampir berakhir karena saran Elwizan Aminudin.
Sebagaimana diketahui, nama Elwizan Aminudin mencuat beberapa waktu terakhir. Hal ini dikarenakan cuitan seorang kardiolog dengan akun @iqbalamin89.
Dia menyatakan, bahwa nama Elwizan Aminudin tidak ada di aplikasi Konsil Kedokteran Indonesia (KKI) dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI). Cuitan tersebut langsung menjadi sorotan karena yang bersangkutan masih menjabat sebagai dokter PSS Sleman pada waktu itu.
Netizen pun ramai membicarakan soal dokter gadungan Elwizan Aminudin. Salah satu yang membicarakan Elwizan Aminudin adalah Ernando Ari.
BACA JUGA: Malaysia Remehkan Timnas Indonesia di Piala AFF 2020, Lebih Fokus ke Vietnam
Kiper Persebaya Surabaya itu ternyata punya pengalaman pahit dengan yang bersangkutan. Karier pemain 19 tahun itu hampir terhenti karena saran dari Elwizan Aminudin. Beruntung, hal buruk itu tidak terjadi kepada Ernando Ari.
"Ya Allah dulu hampir gak jadi operasi gara-gara bapak ini dan untung gak pensiun dini. Semoga gak terulang lagi," tulis Ernando Air di instagram stories-nya, @nandoariiiss.