SURABAYA – Persebaya Surabaya merayakan hari jadinya yang ke-94 pada Jumat (18/6/2021). Bonek Mania -sebutan suporter Persebaya- pun merayakannya dengan memadati area Stadion Gelora 10 November, di Jalan Tambaksari, Jumat (18/6/2021), dini hari WIB.
Bonek tetap berkumpul meski ada himbauan dari klub dan pihak berwajib agar merayakan hari jadi Persebaya secara sederhana. Pihak berwajib pun menjaga puluhan ribu bonek agar tidak masuk ke dalam Stadion Gelora 10 November.
Sebuah video di media sosial facebook menunjukkan suasana di Stadion Gelora 10 November pada dini hari tadi. Tampak puluhan ribu bonek mengibarkan bendera, menyalakan kembang api, dan flare. Bonek pun bernyanyi untuk merayakan ulang tahun Persebaya.
BACA JUGA: Hari Ini, Persebaya Surabaya Ulang Tahun Ke-94
Namun, keadaan kondusif di video itu tidak berlangsung hingga akhir. Sebab, seperti pemberitaan sebelumnya, polisi terpaksa membubarkan bonek dari area Stadion Gelora 10 November pada pagi tadi.
Sekitar 500 orang, yang masih bertahan pada pagi tadi, dipukul mundur polisi menggunakan gas air mata. Polisi, yang menggunakan tameng, merangsek ke pertigaan Jalan Tambaksari untuk membubarkan bonek.
BACA JUGA: Bonek yang Bertahan di Stadion Tambaksari Dipukul Mundur Polisi dengan Tembakan Gas Air Mata
Namun, bonek tetap bertahan dan ada oknum yang melawan dengan melempar batu. Salah satu pentolan bonek tampak meminta massa untuk tenang, tetapi gagal.
Alhasil, polisi kembali menembakkan gas air mata untuk membubarkan bonek. Sebagian bonek berlari tercerai-berai ke arah Jalan Ngaglik dan Jalan Kapas Krampung untuk menyelamatkan diri dengan masuk ke gang kampung-kampung. Beberapa bonek juga ada yang dimankan oleh pihak berwajib.
BACA JUGA: Dilarang Rayakan HUT Persebaya, Bonek Mania Bentrok dengan Polisi
Bonek telah bubar dari area Stadion Gelora 10 November. Meski begitu, polisi tetap berjaga di lokasi untuk mengatisipasi hal-hal lain yang mungkin terjadi.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)