“Saya ingin dua tahun, untuk saya dan keluarga saya. Kemudian saya diberitahu bahwa tawaran dari klub sudah tidak ada lagi, waktu sudah habis, dan saya tidak menyadarinya,” lanjut Ramos.
"Saya memutuskan untuk menerima tawaran itu, saya pikir masih ada di atas meja, tetapi mereka mengatakan itu sudah terlambat," tuturnya.
Kendati demikian, Ramos tetap profesional menerima keputusan ini. Ia pun mengatakan, tak ada masalah dengan presiden klub, Florentino Perez terkait penawaran tersebut. Ia mengaku akan terus cinta kepada segenap jajaran klub yang sudah ia anggap sebagai keluarga.
Baca Juga: Sambil Menangis, Sergio Ramos Ucapkan Perpisahan kepada Real Madrid
“Hubungan saya dengan presiden selalu luar biasa, seperti ayah dan anak, dalam arti olahraga. Semua keluarga memiliki pasang surut. Saya akan mengingatnya secara positif, untuk semua yang saya tinggali di sini dalam 16 tahun,” tutup Ramos.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)