JAKARTA - Bali United tampaknya belajar banyak dari Piala Menpora 2021. Pengalaman di turnamen ini diharap bisa membantu tampil maksimal di Liga 1 2021 dan Piala AFC.
Bali United terhenti di babak perempat final Piala Menpora 2021. Mereka kalah dari PSS Sleman lewat babak adu penalti 4-2, usai bermain 0-0 selama 90 menit.
Baca juga: Persija Jakarta vs PSM Makassar: Siapa Pengganti Peran Marco Motta?
Baca juga: Persija vs PSM Makassar, Sudirman: Boleh Emosi, tapi Tetap Fokus Cetak Gol
Meski begitu, penyerang Bali United Muhammad Rahmat menganggap Piala Menpora sebagai ajang pemanasan. Tetapi, dia mengaku banyak belajar, sehingga siap menghadapi Liga 1 2021 dan Piala AFC.
“Bagi saya dalam kompetisi tersebut adalah kami bisa kembali merasakan atmosfer pertandingan sepak bola yang sempat hilang selama satu tahun,” kata Rahmat di laman resmi klub, Selasa (20/4/2021).
“Kegagalan di babak 8 besar Piala Menpora lalu membuat kami jadi tahu apa yang harus dibenahi. Tim masih memiliki banyak waktu memperbaiki diri. Terpenting adalah semangat kami sebagai pemain tidak pernah luntur menatap Piala AFC dan juga Liga 1 tahun ini,” ujarnya.
Rahmat dan penggawa Bali United lainnya kembali menjalani. Rencananya kedepan, pasukan Serdadu Tridatu akan melakoni latihan malam hari usai waktu berbuka puasa selama bulan ramadan.
Hal ini dilakukan untuk memastikan tim tetap dalam kondisi terbaik, sebelum kompetisi Liga 1 dipastikan dimulai. Apalagi mereka masih harus menjalani rangkaian pertandingan Piala AFC.
(Widi Agustian)