Laporan tersebut mengatakan Johnson meminta asisten senior dan pakar Timur Tengah, Lord Eddie Lister, untuk menangani keluhan tersebut. Lister dikutip dalam laporan Daily Mail mengatakan bahwa dia akan menyelidikinya.
Seorang juru bicara pemerintah Inggris tidak dapat segera dihubungi oleh Reuters untuk memberikan komentar.
Baca Juga: Hasil Liga Inggris: Tottenham Imbang, Manchester United Raih Tiga Poin
The Daily Mail mengutip juru bicara pemerintah yang mengatakan: "Meskipun kami menyambut investasi luar negeri, ini adalah masalah komersial bagi pihak-pihak terkait dan pemerintah tidak terlibat dalam hal apa pun dalam pembicaraan pengambilalihan di Newcastle United."
(Ramdani Bur)