LONDON - Putra Mahkota Kerajaan Arab Saudi, Mohammed bin Salman, nampaknya belum menyerah untuk mewujudkan keinginannya mengakuisisi Newcastle United. Bahkan ia kabarnya meminta Perdana Menteri (PM) Inggris, Boris Johson, untuk ikut turun tangan.
Reuters mengutip surat kabar Daily Mail, Rabu (14/4), melaporkan konsorsium yang didukung Arab Saudi gagal mengambilalih Newcastle setelah grup tersebut menolak tawaran arbitrase independen dari Liga Premier untuk memutuskan siapa yang akan memiliki klub itu.
Kelompok tersebut, yang termasuk lembaga pengelola dana investasi Arab Saudi PIF, PCP Capital Partners, dan Reuben Brothers, mengatakan tahun lalu mereka tak lagi tertarik dengan kesepakatan tersebut, yang telah tertunda oleh tes pemilik dan direktur Liga Premier.
Konsorsium itu menyalahkan lamanya proses evaluasi terkait keputusan mundur itu.
Baca Juga: Tottenham Imbang Lawan Newcastle United, Apa Dalih Joe Mourinho?
Daily Mail melaporkan, Mohammed Bin Salman telah mendesak Johnson untuk "mengoreksi dan mempertimbangkan kembali" keputusan "keliru" Liga Premier, yang dituduh memblokir pengambilalihan klub.