BARCELONA – Ada alasan kuat kenapa Ronald Koeman tak lagi membutuhkan jasa Luis Suarez untuk mengisi lini depan Barcelona. Koeman yang kini berusia 57 tahun, sudah menemukan sosok yang tepat untuk mengisi lini terdepan Blaugrana –julukan Barcelona.
Sosok yang dimaksud untuk mengisi lini terdepan adalah kapten Barcelona, Lionel Messi. Dalam pola 4-2-3-1 racikan Koeman, Messi akan berperan sebagai penyerang tengah. Namun, Messi tidak berperan seperti penyerang tengah kebanyakan yang hanya menunggu bola di kotak penalti lawan.
Nantinya, La Pulga –julukan Messi– akan berperan sebagai false nine atau penyerang palsu. Tak hanya mencetak gol, Messi juga berperan menyuplai bola kepada dua winger Barcelona. Ditempatkan sebagai false nine bukanlah yang pertama dijalani Messi bersama Barcelona.
Messi berperan sebagai false nine di dua musim terakhir Barcelona ditangani Josep Guardiola, tepatnya pada 2010-2011 dan 2011-2012. Di dua musim tersebut, Messi yang bergerak sebagai false nine, didukung dua winger lincah atas nama Pedro Rodriguez (winger kanan) dan David Villa (winger kiri).
Hasilnya luar biasa, saat itu Barcelona meraih double winner pada 2010-2011, setelah menyabet trofi Liga Spanyol dan Lga Champions. Koleksi gol Messi pun meningkat ketimbang musim sebelumnya.
BACA JUGA: Aturan Unik yang Dibuat Lionel Messi di Sesi Latihan Barcelona, Apa Itu?
Messi mengoleksi 53 gol dari 53 pertandingan pada 2010-2011. Koleksi gol Messi pada 2010-2011 lebih baik ketimbang 2009-2010, yang mana mencetak 47 gol dari 53 laga. Berkat kiprah apiknya secara tim dan individu, Messi pun diganjar trofi Ballon dOr 2011.