BARCELONA – Barcelona santer diberitakan akan mendatangkan Georginio Wijnaldum dari Liverpool pada bursa transfer musim panas 2020. Dalam pola 4-2-3-1 racikan Ronald Koeman, gelandang 29 tahun itu akan dimainkan sebagai second striker.
Lantas, kenapa Wijnaldum dimainkan di posisi second striker? Bukannya Wijnaldum memiliki posisi asli sebagai gelandang box-to-box, peran yang dijalankannya bersama Liverpool?
(Wijnaldum (kiri), bisa gabung Barcelona)
Sekadar informasi, Wijnaldum dan Koeman selama 2,5 tahun bahu-membahu di Timnas Belanda. Dalam pola 4-2-3-1 racikan Koeman, Wijnaldum selalu dimainkan sebagai second striker.
Karena itulah, Wijnaldum kemungkinan besar diperankan di posisi tersebut jika nantinya gabung Barcelona. Namun, yang jadi pertanyaan, kenapa Barcelona memburu tanda tangan Wijnaldum? Padahal, mereka sudah memilki second striker jempolan atas nama Antoine Griezmann.
Grizou –sapaan akrab Griezmann– tampil luar biasa saat diperankan di posisi second striker, tepatnya bersama Timnas Prancis. Dalam pola 4-2-3-1 racikan Didier Deschamps, Griezmann beroperasi tepat di belakang Olivier Giroud.
BACA JUGA: Terungkap Strategi yang Disiapkan Ronald Koeman untuk Lionel Messi
Dipentaskan di posisi tersebut, Griezmann tampil luar biasa bersama Timnas Prancis, baik di Piala Eropa 2016 dan Piala Dunia 2018. Di Piala Eropa 2016, Griezmann keluar sebagai top skor turnamen setelah mencetak enam gol.