Tengok saja PSG yang kini menjadi tim yang diperhitungkan serta sudah tampil di final Liga Champions. Padahal, mereka tak punya DNA maupun sejarah mentereng di Eropa.
“Barcelona pertama-tama harus mengubah cara berpikirnya, bahwa sepakbola telah berkembang pesat, mengenai DNA sudah tertinggal, dan tim-tim lain berkembang dalam aspek lain. Sepakbola saat ini lebih bersifat fisik dengan lebih banyak kekuatan dan kecepatan, dan teknik terkadang mengambil kursi belakang," beber Vidal, seperti dilansir dari Marca, Senin (31/8/2020).
"Barcelona harus mengubah banyak hal. Satu tim, yang menurut saya terbaik di dunia, tidak dapat hanya memiliki 13 pemain profesional dan yang lainnya di bawah umur. Bukan karena mereka tidak pantas berada di sana, tetapi di tim ini mereka harus bersaing untuk (memperebutkan posisi starter), menjadi lebih baik,” lanjutnya.
“Tim harus memiliki 23 pemain untuk memperebutkan posisi (starter), tumbuh dan menjadi lebih baik setiap hari. Tetapi, ketika mereka tidak maju, ketika Anda berpikir bahwa dengan DNA Anda, Anda bisa selalu menang, Anda salah besar," pungkas Vidal.
(Fetra Hariandja)