Vidal Akui Barcelona Tidak Dikelola dengan Baik

Hendry Kurniawan, Jurnalis
Senin 31 Agustus 2020 15:16 WIB
Pemain Barcelona berlatih (Foto: Twitter Barcelona)
Share :

BARCELONA – Gelandang Barcelona, Arturo Vidal, sejatinya tidak terlalu terkejut melihat krisis yang sedang dialami klubnya. Barca memang tidak mengalami krisis secara finansial, namun ada perpecahan di dalam klub berjuluk Blaugrana tersebut.

Menurut Vidal, Dewan Direksi Barca tidak melakukan pekerjaan dengan baik. Bukan hanya soal kebijakan transfer pemain, namun perihal pengelolaan klub secara keseluruhan.

Pada akhirnya, hal ini berdampak pada performa tim di atas lapangan. Maka dari itu, ketika Barca digulung dengan skor 2-8 oleh Bayern Munich di babak perempatfinal Liga Champions 2019-2020, Vidal cukup memakluminya.

Baca juga: Barcelona Harus Bayar Rp242 Miliar jika Mau Putus Kontrak Luis Suarez

Sebelum pertandingan tersebut dimainkan, Vidal sebenarnya sudah memiliki pemikiran bahwa dengan kondisi tim yang sekarang akan sulit untuk bisa menghadapi lawan yang solid. Sialnya, Barca kemudian bersua Bayern, tim yang notabenenya sedang berada dalam kondisi puncak.

"Barcelona telah melakukan hal-hal yang tidak sejalan sebagaimana tim level pertama. Pada akhirnya hal itu terjadi ketika Anda menghadapi tim yang tertib, tim yang memiliki mental juara, dengan pemain yang secara fisik siap, dan yang memiliki sistem,” tutur Vidal, menyadur dari Marca, Senin (31/8/2020).

“itu berdampak ketika Anda lemah di kepala dan energi Anda, itulah yang terjadi pada kami. Jelas ini bukan hanya tentang para pemain, tetapi ini adalah sesuatu yang jauh lebih besar daripada hal-hal yang tidak dilakukan dengan baik,” lanjut gelandang berkebangsaan Cile itu.

“Klub harus meningkatkan dan melakukannya dengan cara terbaik. Tapi itu tidak mudah, itu bukan hanya tentang mendatangkan pemain yang lebih besar dan mengeluarkan para pemain. Segalanya perlu berubah," tandas Vidal.

Tidak hanya Vidal, Kapten Barcelona, Lionel Messi pun telah menyatakan ketidaksukaannya terhadap pengelolaan Blaugrana di bawah kepemimpinan Josep Maria Bartomeu. Bahkan, Messi meminta hengkang karena sudah tidak ingin lagi berada di Barca.

Sebagai akibatnya, saat ini terjadi sengketa kontrak antara Messi dengan pihak Barca. Sebab, Barca tak mau melepas Messi secara gratis ke klub lain.

Messi sejatinya memiliki kalusul tebus sebesar 700 juta euro atau sekira Rp12 triliun. Jadi, jika Messi ingin hengkang, maka harus ada klub yang bersedia memenuhi tuntutan Rp12 triliun tersebut.

(Mochamad Rezhatama Herdanu)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Bola lainnya