BARCELONA – Gelandang Barcelona, Arturo Vidal, sejatinya tidak terlalu terkejut melihat krisis yang sedang dialami klubnya. Barca memang tidak mengalami krisis secara finansial, namun ada perpecahan di dalam klub berjuluk Blaugrana tersebut.
Menurut Vidal, Dewan Direksi Barca tidak melakukan pekerjaan dengan baik. Bukan hanya soal kebijakan transfer pemain, namun perihal pengelolaan klub secara keseluruhan.
Pada akhirnya, hal ini berdampak pada performa tim di atas lapangan. Maka dari itu, ketika Barca digulung dengan skor 2-8 oleh Bayern Munich di babak perempatfinal Liga Champions 2019-2020, Vidal cukup memakluminya.
Baca juga: Barcelona Harus Bayar Rp242 Miliar jika Mau Putus Kontrak Luis Suarez
Sebelum pertandingan tersebut dimainkan, Vidal sebenarnya sudah memiliki pemikiran bahwa dengan kondisi tim yang sekarang akan sulit untuk bisa menghadapi lawan yang solid. Sialnya, Barca kemudian bersua Bayern, tim yang notabenenya sedang berada dalam kondisi puncak.
"Barcelona telah melakukan hal-hal yang tidak sejalan sebagaimana tim level pertama. Pada akhirnya hal itu terjadi ketika Anda menghadapi tim yang tertib, tim yang memiliki mental juara, dengan pemain yang secara fisik siap, dan yang memiliki sistem,” tutur Vidal, menyadur dari Marca, Senin (31/8/2020).
“itu berdampak ketika Anda lemah di kepala dan energi Anda, itulah yang terjadi pada kami. Jelas ini bukan hanya tentang para pemain, tetapi ini adalah sesuatu yang jauh lebih besar daripada hal-hal yang tidak dilakukan dengan baik,” lanjut gelandang berkebangsaan Cile itu.