Memanfaatkan situasi set piece, Diego Carlos yang berada di kotak penalti Inter melepaskan tembakan bicycle kick. Bola pun meluncur deras ke gawang Inter kawalan Samir Handanovic. Meski melaju deras, si kulit bulat sebenarnya mengarah ke Lukaku yang berada di tiang jauh.
(Diego Carlos saat melepaskan tembakan bicycle kick)
Namun, Lukaku yang bermaksud membuang bola, justru memasukkan si kulit bulat ke gawang sendiri. Alhasil, Sevilla menang 3-2 atas Inter dan berhak menyegel trofi keenam Liga Eropa.
Atas aksi gol bunuh diri yang dibuat Lukaku, penyerang berpaspor Belgia itu menjadi bulan-bulanan netizen di media sosial. Meski begitu, performa Lukaku bersama Inter layak diapresiasi.
Lukaku muncul sebagai mesin gol Inter musim ini. Dari 51 pertandingan di semua kompetisi, Lukaku mengoleksi 34 gol. Koleksi 34 gol menyamai pencapaian pesepakbola legenda asal Brasil, Ronaldo Luiz, di musim pertama membela Inter pada 1997-1998.
(Fetra Hariandja)