Kisah Lopetegui, Dipecat Spanyol 2 Hari Jelang Piala Dunia 2018 hingga Bawa Sevilla Juara Liga Eropa

Ramdani Bur, Jurnalis · Sabtu 22 Agustus 2020 09:57 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 22 51 2265664 kisah-lopetegui-dipecat-spanyol-2-hari-jelang-piala-dunia-2018-hingga-bawa-sevilla-juara-liga-eropa-JCmULxdjRr.jpg Julen Lopetegui bawa Sevilla juara Liga Eropa 2019-2020. (Foto: @EuropaLeague)

KOLN – Julen Lopetegui meraih trofi pertama dalam statusnya sebagai pelatih klub profesional. Juru taktik asal Spanyol itu meraih trofi perdananya setelah mengantarkan Sevilla menang 3-2 atas Inter Milan di final Liga Eropa 2019-2020 yang dilangsungkan di RheinEnergieStadion, Koln, Sabtu (22/8/2020) dini hari WIB.

Sebelum sukses seperti sekarang, Lopetegui sebenarnya sempat berjaya saat menangani tim junior Spanyol. Pria yang sewaktu aktif sebagai pemain beroperasi sebagai penjaga gawang itu, membawa Timnas Spanyol juara Piala Eropa U-19 2012 dan U-21 2013.

Kesuksesan bersama tim junior, membuat Lopetegui naik pangkat. Pada musim panas 2016, Lopetegui dipercaya menangani Timnas senior Spanyol.

Julen Lopetegui

(Lopetegui (tengah) jelang bawa Spanyol tampil di Piala Dunia 2018)

Hasilnya luar biasa, dalam 20 laga awal bersama La Furia Roja –julukan Timnas Spanyol, Lopetegui membawa Sergio Ramos dan kawan-kawan tidak terkalahkan dengan koleksi 14 menang dan enam imbang. Atas hasil itu, Spanyol lolos ke Piala Dunia 2018.

Kesuksesan bersama Spanyol membuat Lopetegui diburu Real Madrid, tim yang baru saja ditinggalkan sang pelatih, Zinedine Zidane. Ternyata, kesempatan menangani Madrid tidak ditolak Lopetegui.

Ia memutuskan akan menangani Madrid per musim 2018-2019, di tengah-tengah persiapan Timnas Spanyol jelang tampil di Piala Dunia 2018. Ternyata, keputusan yang diambil Lopetegui membuat Federasi Sepakbola Spanyol (RFEF) naik pitam. RFEF memutuskan memecat Lopetegui H-2 sebelum digulirkannya Piala Dunia 2018!

BACA JUGA: Lopetegui Bangga Sevilla Kalahkan Tim-Tim Kuat untuk Juara Liga Eropa

Kemudian, posisi Lopetegui digantikan Fernando Hierro dan langkah Spanyol terhenti di babak 16 besar. Padahal, jika Lopetegui masih duduk di kursi pelatih, Spanyol memiliki kesempatan besar menjadi kampiun di akhir turnamen.

Namun, kisah pemecatan di atas tidak membuat Lopetegui patah arang. Ia tetap menatap optimisme bersama pelabuhan barunya, Real Madrid. Sayangnya, Lopetegui gagal total bersama Real Madrid.

Julen Lopetegui

(Lopetegui saat diresmikan sebagai pelatih Madrid)

Dari 14 pertandingan di semua kompetisi, Madrid hanya mendapatkan enam menang, dua imbang dan enam kalah. Alhasil, kiprah Lopetegui bersama Madrid hanya berjalan tiga bulan, hingga akhirnya dipecat pada Oktober 2018.

Setelah dipecat Madrid, Lopetegui ditunjuk sebagai pelatih Sevilla pada musim panas 2019. Bersama Sevilla, Lopetegui yang mengandalkan pola 4-3-3, turun dalam 54 pertandingan. Hasilnya, Los Nervionenses –julukan Sevilla– meraih 31 menang, 15 imbang dan delapan kalah.

Julen Lopetegui

(Lopetegui bawa Sevilla juara Liga Eropa 2019-2020)

Singkat kata, Sevilla finis empat besar di Liga Spanyol 2019-2020 dan keluar sebagai kampiun Liga Eropa. Hal itu menunjukkan Lopetegui memiliki kualitas untuk membawa tim asuhannya meraih prestasi tertinggi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini