Kisah Sedih Christian Eriksen: Gagal Juara Bareng Tottenham Hotspur Juga Inter Milan

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Sabtu 22 Agustus 2020 16:10 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 22 51 2265785 kisah-sedih-christian-eriksen-gagal-juara-bareng-tottenham-hotspur-juga-inter-milan-Oi9M300I1W.jpg Christien Eriksen menerima medali perak Liga Eropa 2019-2020. (Foto/Fox News)

INTER MILAN gagal meraih trofi Liga Eropa 2019-2020 usai dikalahkan wakil asal Spanyol, Sevilla dengan skor 3-2 di Stadion RheinEnergie, Sabtu (22/8/2020) dini hari WIB.

Dengan kekalahan tersebut, anak asuh Antonio Conte pada musim ini gagal memeluk trofi di semua kompetisi yang mereka ikuti.

Foto/UEFA

Inter gagal di Liga Italia, karena hanya berada di urutan kedua klasemen di bawah Juventus. Sementara di Coppa Italia, Nerazzurri hanya mampu bisa berjuang di babak semifinal, usai dikandaskan Napoli dengan skor agregat 2-1.

Baca juga: Kisah Lopetegui, Dipecat Spanyol 2 Hari Jelang Piala Dunia 2018 hingga Bawa Sevilla Juara Liga Eropa

Baca juga: Usai Antar Sevilla Juara Liga Eropa, De Jong Bicara Targetnya Musim Depan

Dengan alasan itu, tentu saja pemain Inter Milang bersedih. Namun, bisa dibilang pemain yang merasakan kesedihan paling mendalam adalah gelandang mereka asal Denmark, Christian Eriksen.

Foto/Twitter UEFA

Eriksen bergabung dengan Inter pada Januari 2020 setelah sebelumnya memperkuat Tottenham Hotspur.

Di klub lamanya tersebut, pemain berusia 28 tahun tersebut hampir saja membawa klub asal London, itu meraih mahkota juara sebagai klub terkuat seantero Eropa.

Si Lili Putih—julukan Tottenham Hotspur—saat berlaga di Liga Champions 2018-2019, bermain menawan. Mereka bisa mencapai final dan bertemu rival asal Inggris lainnya, Liverpool.

Sayangnya, Eriksen dan kolega tidak berhasil membawa Spurs mengangkat trofi liga Champions musim itu. Mereka kalah akibat dua gol pemain Liverpool, Mohamed Salah dan Divock Origi.

Foto/BT Sport

Eriksen pun menerima kekalahan dan harus menunduk lesu saat menerima medali perak dari panitia pertandingan.

Begitu juga saat Inter dikalahkan Sevilla di final Liga Eropa musim ini. Eriksen lagi-lagi berwajah masam. Ia seperti tidak bersemangat saat menerima medali perak di ujung turnamen kasta kedua tertinggi di Eropa tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini