MALANG – Manajemen Arema FC menjadikan dana subsidi PT Liga Indonesia Baru (LIB) sebagai sumber pemasukan utama. Pasalnya, sejak Liga 1 terhenti pertengahwan Maret lalu, klub sudah tidak punya sumber pemasukan lain.
General Utama Arema FC, Ruddy Widodo, mengatakan sudah tiga musim Arema FC tidak terlalu tergantung pada dana subsidi. Mereka bergantung pada dana sponsor dan menjadikan dana subsidi sebagai dana tambahan.
Baca juga: Pemain dan Pelatih Arema FC Hanya Terima Seperempat Gaji
Namun, sejak pandemi virus corona yang menyebabkan semua aktivitas terhenti, pemasukan untuk klub juga porak poranda. Apalagi, dana dari pihak sponsor juga tidak cair.
“Lalu dari mana sumber dana kami membayar gaji pelatih dan pemain di bulan Juli dan seterusnya ini? Sementara itu, pemasukan tidak ada karena kompetisi berhenti sementara. Uang sponsor juga otomatis terhenti sementara karena liga tidak berjalan semestinya. Jadi, tidak salah jika kami berharap dari dana komersil itu,” tutur Ruddy melansir Wearemania, Kamis (2/7/2020).