Pria berkebangsaan Norwegia itu juga tidak yakin ketidakhadiran penonton membuat pemain jadi lebih mudah ketika bertanding. Sebaliknya, mereka tidak lagi bisa menyerap energi yang ditularkan pemain ke-12 ketika menghadapi momen sulit dalam pertandingan.
“Itu mungkin membuat pemain tertentu merasa tenang dan sedikit rileks. Namun, beberapa pemain lebih suka menyerap antusiasme dan gairah dari penonton serta mendapatkan energi tambahan dari sana,” pungkas mantan Pelatih Molde itu.
(Ramdani Bur)