ROMA – Presiden Federasi Sepakbola Italia (FIGC), Gabriele Gravina, memastikan tidak akan menyerah untuk melanjutkan Serie A 2019-2020. Sebab, menghentikan kompetisi sama saja dengan membunuh sepakbola Italia.
Kelanjutan Liga Italia 2019-2020 memang menjadi topik hangat belakangan ini. Sebab, Italia merupakan salah satu negara dengan kasus wabah virus Corona Covid-19 tertinggi di dunia. Hingga berita ini diturunkan, terdapat 204 ribu kasus terkonfirmasi positif dengan jumlah korban tewas mencapai 27.682 orang.
Baca juga: Sindir Pemerintah Italia, Pelatih AS Roma: Kami Bisa Jaga Jarak
Tingginya kasus tersebut membuat sebagian besar pemangku kepentingan ragu Liga Italia 2019-2020 dilanjutkan kembali. Apalagi, sepakbola merupakan olahraga penuh kontak fisik yang diyakini bisa menambah parah penyebaran virus Covid-19.
Gabriele Gravina sendiri pernah menyatakan kelanjutan Liga Italia 2019-2020 ada di tangan pemerintah. Pria berusia 66 tahun itu dengan hati-hati menyebut hanya pemerintah yang bisa menghentikan liga. Pun begitu, ia akan terus memperjuangkan agar Serie A tetap dilanjutkan.