MANCHESTER – Wakil Ketua Eksekutif Manchester United, Ed Woodward, mengalami hal tak menyenangkan kala rumah miliknya diserang oleh segerombol fans Setan Merah. Hal itu diketahui melalui posting-an video pendek yang tersebar di media sosial.
Penyerang tersebut terjadi pada Sealsa (28/1/2020) malam waktu setempat. Untungnya, saat segerombol fans Man United itu melakukan penyerangan dengan menggunakan flare, Woodward beserta istri dan anak-anaknya sedang tidak berada di rumah. Sebab, dalam cuplikan video yang tersebar tersebut, para fans sudah berniat untuk membunuh Woodward.
Baca juga: Man United dan Sporting Lisbon Sepakat dengan Harga Transfer Bruno Fernandes
Diketahui bahwa penyerangan itu dilakukan karena para fans tidak puas dengan kebijakan-kebijakan yang dibuat Woodward, utamanya perihal bursa transfer. Sebelum ini, bahkan merebak di media sosial tagar #WoodwardOut sebagai bentuk kekecewaan fans terhadap pria 48 tahun itu.
Video orang melemparkan flare yang katanya merupakan rumah Ed Woodward (CEO MU) pic.twitter.com/19iL7viIwM
— Footballieur Podcast (@FootballieurID) January 29, 2020
Ulah segerombol fans yang melakukan penyerangan ini pun membuat pihak Klub Man United geram. Saat ini, pihak klub melakukan kerja sama dengan Kepolisian Manchester untuk mencari para pelaku. Hukumannya pun tak main-main, mereka yang ditetapkan sebagai tersangka tidak diperbolehkan menonton pertandingan Man United lagi di stadion selama seumur hidup.