LONDON – Meski di musim kompetisi 2019-2020 Chelsea tampil tidak konsisten, namun tim berjuluk The Blues itu telah memiliki sosok striker haus gol dalam diri Tammy Abraham. Hal itulah yang membuat mantan penggawa Chelsea, Joe Cole, menyarankan agar The Blues mengubah strategi transfernya.
Dalam beberapa waktu belakangan, Chelsea pasalnya kerap dikaitkan dengan sejumlah penyerang top, seperti Moussa Dembele dari Olympique Lyon dan juru gedor RB Leipzig, Timo Werner. Para penyerang tersebut dikabarkan akan ditempatkan sebagai pesaing Abraham untuk memperebutkan tempat utama di starting XI.
Baca juga: Begini Reaksi Mourinho Usai Contek Taktik Southampton
Kendati demikian, Joe Cole menilai bahwa strategi transfer yang seperti itu merupakan sebuah kesalahan. Menurutnya, Chelsea tak membutuhkan sosok pesaing untuk Abraham lantaran penyerang asal Inggris itu dianggap sudah bisa mengemban tugas sebagai mesin gol utama The Blues.
Menurutnya, Chelsea justru harus merekrut pemain yang bisa menopang Abraham sehingga sang striker mampu mengeluarkan seluruh potensi terbaiknya. Joe Cole sendiri memandang kalau Abraham bisa menjadi striker jangka panjang bagi Chelsea, mengingat usianya kini masih 22 tahun.
“Anda tentu tidak perlu menggantinya (Abraham). Saya pikir dia telah menjadikan dirinya tak tergantikan sebagai anggota grup di Chelsea karena dia adalah anak muda yang melambangkan apa yang dimaksud dengan klub. Di atas lapangan dia fantastis, dia mencetak gol, dia memimpin, dia menjadi wahyu,” ujar Joe Cole, mengutip dari Express, Kamis (2/1/2020).
“Tetapi apa yang dilakukan Chelsea adalah mereka akan selalu melihat apa yang ada di sekitar. ‘Bisakah kita lebih meningkat?’ Jadi saya pikir mereka akan membawa seseorang yang akan bersaing dengan dia. Meski begitu, saya percaya dia bisa menjadi striker jangka panjang Chelsea,” sambung Joe Cole.
(Fetra Hariandja)