“Musim lalu, ketika kami disingkirkan oleh Manchester United, itu lebih sulit bagi saya karena saya tidak berada di lapangan. Saya menderita sama seperti jika saya bermain, dan saya sangat sedih,” beber Neymar, mengutip dari Sport Witness, Selasa (17/12/2019).
“Saya merasa tidak enak karena kami memiliki peluang nyata untuk mencapai perempatfinal, tempat saya bisa bermain. Namun, Anda perlu belajar bagaimana menggunakan pengalaman-pengalaman malang itu untuk belajar,” tandas Neymar.
(Fetra Hariandja)