Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Penyebab Handball Joao Neves Tak Dihukum Penalti di Laga Bayern Munich vs PSG

Wikanto Arungbudoyo , Jurnalis-Kamis, 07 Mei 2026 |08:48 WIB
Penyebab <i>Handball</i> Joao Neves Tak Dihukum Penalti di Laga Bayern Munich vs PSG
Laga Bayern Munich vs PSG di leg II Semifinal Liga Champions 2025-2026 diwarnai kontroversi (Foto: FC Bayern Munich)
A
A
A

MUNICH – Penyebab handball Joao Neves tak dihukum penalti di laga Bayern Munich vs PSG pada leg II semifinal Liga Champions 2025-2026 akhrinya terungkap. Momen itu sempat jadi kontroversi.

Saksikan Liga Champions 2025-2026 langsung secara streaming di BeIN Sports via Vision+ dengan klik di sini

1. Selisih 2 Gol

Bayern Munich vs PSG di Semifinal Liga Champions 2025-2026 (Foto: FC Bayern Munich)
Bayern Munich vs PSG di Semifinal Liga Champions 2025-2026 (Foto: FC Bayern Munich)

Laga Bayern Munich vs PSG itu berlangsung di Stadion Allianz Arena, Munich, Jerman, Kamis (7/5/2026) dini hari WIB. Agregat 4-5 untuk keunggulan Les Parisien setelah memenangi leg I pekan lalu.

Bayern wajib menang dengan selisih 2 gol untuk lolos tapi duel berakhir 1-1. Ousmane Dembele membawa tim tamu memimpin di menit ketiga sebelum Harry Kane menyamakan skor di ujung laga.

2. Handball

Kontroversi sempat terjadi di menit ke-31. Ketika itu, bola sapuan Vitinha di kotak penalti mengenai tangan Joao Neves dalam kondisi yang tidak natural alias membuat tubuhnya terlihat lebih besar.

Tapi, wasit Joao Pinheiro bergeming. Protes serta permintaan para pemain Bayern untuk mengecek VAR pun tak dihiraukan. Laga terus berlanjut tanpa ada intervensi.

Sikap pengadil asal Portugal itu ternyata sudah benar menurut regulasi terbaru dari International Football Association Board (IFAB). Dalam situasi bola yang mengenai tangan dari tembakan atau sundulan yang dilakukan rekan setim, tidak otomatis dianggap pelanggaran.

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement