“Kami punya kesempatan untuk memenangkan pertandingan jelang akhir laga ketika mereka bermain dengan 10 orang dan memakai pemain lain untuk menjadi kiper. Sayangnya, kami memang kurang pengalaman. Man City juga membuang waktu dengan berlama-lama saat pergantian pemain dan sering menggiring bola ke pojok lapangan,” papar Gian Piero Gasperini, dilansir dari Football Italia.
“Penampilan kami saat melawan Shakhtar tidak buruk (laga kandang pertama) dan kami seharusnya menang, juga pada malam ini, seperti halnya di Manchester ketika kami bermain bagus. Jika lebih konsisten, kami bisa memenangi pertandingan di level ini,” sambung pelatih berpaspor Italia itu.
Hasil tersebut menunda kelolosan Man City ke babak selanjutnya meski tetap berada di puncak klasemen Grup C. Hal sebaliknya terjadi pada Atalanta yang justru membuka jalan untuk lolos karena hanya berselisih empat angka dengan Dinamo Zagreb serta Shakhtar Donetsk dengan dua partai tersisa.
(Fetra Hariandja)