SURABAYA - Pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiantoro, mengaku timnya cukup beruntung bisa memetik poin penuh atas Persebaya di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Selasa 29 Oktober 2019 sore WIB. Kemenangan itu disebutnya sebagai karunia dan nikmat Tuhan.
"Persebaya tim besar dan tim kuat. Kami bersyukur mengantongi poin penuh di Surabaya, pastinya ini karunia dan nikmat Tuhan," ujar Seto Nurdiantoro usai pertandingan.
Seto mengaku pemainnya mengikuti instruksi yang diberikannya sehingga pemain Bajul Ijo sulit berkembang di babak pertama. Bahkan permainan Elang Jawa pun tetap konsisten di babak kedua dengan memainkan skema menyerang dan bertahan yang seimbang.
Baca juga: PSS Permalukan Persebaya di Stadion Gelora Bung Tomo
"Saya apresiasi kerja keras pemain yang mengikuti instruksi saya. Babak pertama bisa mengantisipasi permainan Persebaya sehingga membuat mereka sulit berkembang. Di babak kedua pemain tetap bermain efektif menyerang dan bertahan," tuturnya.
Namun Seto mengakui meski berhasil meraih kemenangan masih ada kekurangan pada kondisi fisik pemainnya.
"Kami banyak kekurangan terutama fisik pemain. Ke depan kami harus memperbaiki dalam mengatur tempo permainan," tukas pelatih berusia 45 tahun itu.
Dengan hasil ini PSS Sleman naik ke peringkat lima dengan raihan 40 poin dari sepuluh kemenangan, sembilan hasil seri, dan enam kali menderita kekalahan.Sementara bagi Persebaya hasil ini membuat Bajul Ijo tertahan di peringkat sembilan dan terancam tergusur. Persebaya sendiri mengoleksi 31 poin dari tujuh kemenangan, sepuluh hasil imbang, dan delapan kekalahan.
(Fetra Hariandja)