“Saya hanya tidak mengerti dengan wasit karena dia begitu yakin bahwa dia benar. Tetapi saya melihatnya bola kena ke wajahnya Smalling. Wasit terus bersikeras itu adalah penalti, saya katakan padanya itu kena wajahnya dan bukan tangannya. Anda bisa melihat tanda di wajah Smalling,” tambahnya.
“Anda tidak bisa memberikan penalti seperti itu pada menit 95. Itu tidak bisa diterima. Kami tidak menghadapi risiko sama sekali di babak kedua, tetapi kami harus kehilangan dua poin. Kami tidak bisa berbuat apa-apa sekarang, kami harus melihat ke depan,” pungkasnya.
(Bagas Abdiel)