Geram dengan Kasus Rasisme, Neville Ajak Pesepakbola Boikot Media Sosial

Bagas Abdiel, Jurnalis
Rabu 21 Agustus 2019 05:33 WIB
Paul Pogba (Foto: Reuters)
Share :

LONDON – Mantan pemain Manchester United, Phil Neville, mengajak para pesepakbola untuk memboikot media sosial mereka demi menuntaskan pelecahan rasisme. Ini dilakukan sebagai wujud pesan kuat bahwa pelecehan rasisme tidak dapat diterima.

Ajakan Neville ini datang setelah gelandang Man United yakni Paul Pogba menerima pelecahan rasis secara online. Pelecahan itu muncul setelah Pogba gagal dalam mengeksekusi tendangan penalti melawan Wolverhampton yang kemudian laga berakhir imbang 1-1.

Baca juga Giggs Puji Performa Impresif Daniel James di Man United

Salah satu ajakan paling keras adalah berhenti dengan menggunakan media sosial selama enam bulan. Hal ini ditunjukkan atas kegeraman Neville terhadap pihak media sosial yang tidak bisa berbuat banyak dengan isu rasisme secara online.

“Kami harus mengambil langkah drastis sekarang sebagai komunitas sepakbola. Saya hanya penasaran bagaimana kita sebagai komunitas sepakbola keluar dari sosial media, karena Twitter tidak melakukan apa-apa, Instagram tidak melakukan apa-apa. Mereka mengirimi Anda email balasan yang mengatakan mereka akan menyelidiki, tetapi tidak terjadi apa-apa,” ungkap Neville, mengutip dari BBC, Rabu (21/8/2019).

“Saya kehilangan kepercayaan penuh pada siapa pun yang menjalankan media sosial ini. Jadi mari kita kirim pesan yang kuat, keluar dari media sosial (selama) enam bulan. Mari kita lihat efeknya pada perusahaan media sosial ini,” tambahnya.

Sebelumnya, pihak Twitter pun telah mengeluarkan pernyataan mengutuk atas perbuatan rasis yang dilakukan secara online. Kini, mereka akan mengambil tindakan tegas terhadap akun yang melakukan pelanggaran tersebut.

(Bagas Abdiel)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Bola lainnya