LONDON – Mantan pemain Manchester United, Phil Neville, mengajak para pesepakbola untuk memboikot media sosial mereka demi menuntaskan pelecahan rasisme. Ini dilakukan sebagai wujud pesan kuat bahwa pelecehan rasisme tidak dapat diterima.
Ajakan Neville ini datang setelah gelandang Man United yakni Paul Pogba menerima pelecahan rasis secara online. Pelecahan itu muncul setelah Pogba gagal dalam mengeksekusi tendangan penalti melawan Wolverhampton yang kemudian laga berakhir imbang 1-1.
Baca juga Giggs Puji Performa Impresif Daniel James di Man United
Salah satu ajakan paling keras adalah berhenti dengan menggunakan media sosial selama enam bulan. Hal ini ditunjukkan atas kegeraman Neville terhadap pihak media sosial yang tidak bisa berbuat banyak dengan isu rasisme secara online.
“Kami harus mengambil langkah drastis sekarang sebagai komunitas sepakbola. Saya hanya penasaran bagaimana kita sebagai komunitas sepakbola keluar dari sosial media, karena Twitter tidak melakukan apa-apa, Instagram tidak melakukan apa-apa. Mereka mengirimi Anda email balasan yang mengatakan mereka akan menyelidiki, tetapi tidak terjadi apa-apa,” ungkap Neville, mengutip dari BBC, Rabu (21/8/2019).