4. Skuad Persebaya Naik 4 Unit Barracuda ke Stadion
Faktor keamanan pulalah yang menyebabkan Panpel Arema telah menyiapkan kendaraan taktis untuk mengangkut skuad Persebaya menuju Stadion Kanjuruhan.
Sebanyak 4 unit kendaraan taktis barracuda milik Brimob Polda Jawa Timur digunakan mengangkut tim Bajul Ijo. Tak cukup di situ, belasan sepeda motor dari polisi dan sejumlah kendaraan roda empat dari polisi menyertai langkah Ruben Sanadi cs.
5. Diwarnai Insiden Salah Sasaran
Rivalitas Aremania dan Bonek, dimanfaatkan oleh oknum tertentu untuk melakukan perbuatan tak bertanggung jawab.
Akibatnya sejumlah penonton mengalami luka-luka akibat dikeroyok suporter lainnya lantaran diteriaki 'Bonek' oleh sesama suporter Arema lainnya.
Bahkan seorang suporter asal Dampit mengaku ia dikeroyok oleh penonton setelah memergoki handphone dicopet seseorang. Naas saat ketahuan sang copet justru meneriaki pria yang mengenakan atribut Arema lengkap ini sebagai Bonek.
"Ini salah sasaran, saya lho Aremania nyel, asli Dampit. Tadi saya itu kecopetan, eh sama copetnya karena ketahuan nyopet diteriaki Bonek. Akhirnya begini," tutur seorang korban yang enggan memberikan namanya tersebut.
Ketua Panpel Arema FC Abdul Haris tak menampik kejadian tersebut, menurutnya korban tersebut merupakan petugas kebersihan Polsek Tirtoyudo asal Dampit. Selain seorang Aremania asal Dampit, ada dua Aremania lainnya asal Tulungagung yang dikeroyok lantaran memiliki logat bicara seperti orang Surabaya.